Syarat dan cara mengganti kartu ATM yang rusak atau hilang dengan kartu ATM yang baru

ATM_B

atm_bri

Assalamualaikum,,,

mumpung lagi tidak ada kesibukan, dari pada nganggur mending ngeblog…

kali ini saya akan berbagi pengalaman saya ketika mengganti kartu ATM BRI yang rusak dengan kartu ATM BRI yang baru…

sekitar satu bulan yang lalu, saya berniat megambil uang di ATM Centre yang ada di sekitar Kampus. Waktu itu saya kesulitan memasukan kartu ATM, karena ketika saya memasukan kartu ATM, tidak lama  kemudian kartu ATM keluar kembali dan dilayar Mesin ATM tertulis “your ATM Card is Rejected” dan berulang kali dicoba hasilnya tetap sama.
Berhubung di ATM centre tersebut BRI mempunyai dua Mesin ATM lalu saya mencoba transaksi di ATM yang satunya. Alhamdulillah, ketika pertama kali memasukan kartu ATM ternyata masih bisa transaksi dan akhirnya saya mengambil sejumlah uang di ATM tersebut.

seminggu kemudian saya kembali melakukan transaksi transfer via ATM, tetapi tidak di ATM Centre melainkan di Mesin ATM yang berada di sebelah JATOS. ketika itu masih bisa melakukan transaksi, setelah selesai kemudian saya mengeluarkan kartu ATM. “tadi sisa berapa ya uang di ATM?” waktu itu saya lupa melihat saldo saat melakukan transfer, di bukti tranfer hanya tertera jumlah uang yang ditransferkan saja, sedangkan sisa saldo tidak ada. akhirnya saya putuskan untuk memasukan kembali kartu ATM untuk cek saldo yang tersisa. Tapi sayang, kartu ATM saya kembali kumat. ketika martu ATM dimasukan tidak lama kemudian keluar lagi dan dibarengi dengan tulisan “Rejected”, setelah diulang beberapa kali, akhirnya saya mengamati kartu ATM saya dan ternyata terdapat kerusakan berupa goresan pada pita hitam yang ada dibelakang kartu. “wah pantesan rejected terus, wong ada goresan di pita hitam”, akhirnya waktu itu saya langsung pulang ke kosan…

setiba sampai di kosan saya langsung browsing di google mengenai cara dan syarat mengganti kartu ATM yang rusak dengan kartu ATM yang baru, hasil pencarian dapat disimpulkan bahwa (ini jika ATM rusak):

1. bawa kartu ATM yang rusak

2. bawa kartu tabungan yang sesuai dengan kartu ATM

*jika buku tabungan hilang maka harus ada surat berita kehilangan buku tabungan dari kepolisian setempat

3. Bawa kartu tanda penduduk atau SIM asli

4. Bawa uang Rp10.000 utk administrasi (saran: bawa uangnya kalo bisa lebih dari 10rb, barangkali ada perubahan biaya)

5. datang ke Kantor Cabang Bank tempat kita membuat buku tabungan tersebut.

 

setelah mendapat kesimpulan tersebut akhirnya saya mencari buku tabungan yang sudah lama tidak digunakan, pencarianpun cukup makan waktu karena saya lupa buku tabungannya ditaro dimana. setelah beberapa kardus dibuka dan dikeluarin semua isinya akhirnya buku tabungan ketemu.

seketika itupun saya langsung menuju kantor bank BRI tempat saya bikin tabungan tersebut, saat itu masih jam kerja. kira-kira jam 14.00… 

security: selamat siang mas, ada yg bisa dibantu?

sy: ini pak kartu ATM BRI Simpedes saya kadang terdetek kadang tidak…

security: kartu ATM dan buku tabungannya dibawa mas?

sy: dibawa pak, ini buku tabungan sama ATM nya?

security: silahkan ditunggu mas, nanti ke customer services. ini nomer antriannya

sy: “antrian no 4* terimakasih pak,,,

security: *senyum*

CS: nomer empat

sy: *langsung menuju mejad CS”

CS: ada yg bisa dibantu mas?

sy: ini mba, Kartu ATM saya kadang masuk kadang juga rejected *sambil menyerahkan buku tabungan dan kartu atm yang rusak dan menunjukkan letak kerusakannya*

CS: oh, ini sudah cacat mas kartu ATM nya….. nanti akan diganti. bawa KTP mas?

sy: iya bawa *sambil nyerahin  KTP*

CS: tunggu sebentar, silahkan isi formulir ini. mas hanya mengisi bagian identitas, lalu tanda tangan disini

sy: okeeh mba *langsung ambil pulpen dan menulis identitas di formulir*

CS: *CS datang sambil membawa kartu ATM baru yg masih kosong*

sy: ini mba sudah diisi formulirnya

CS: okeeh, silahkan mas buat pin baru utk kartu ATM barunya, kalo udah masukan pin baru tekan tombol ijo, lakukan dua kali ya mas *sambil menyodorkan benda yg mirip kalulator, entah apa itu namanya*

sy: *tetoteotetotetoteoteotet………* sudah mba,

CS: ini silahkan KTP, buku tabungan, dan kartu ATM barunya… utk penggantian kartu ATM yg rusak dengan kartu ATM yang baru dikenakan biaya administrasi Rp10.000

sy: okeeh mba, ini *sambil menyodorkan uang pecahan Rp10.000*

sy: ini udah bisa digunakan utk transaksi mba?

CS: iya sudah bisa digunakan mas, “ada lagi yang bisa dibantu?”

sy: ngga ada mba, terimakasih mba :) *sambil senyum pamit*

CS: sama-sama *ngasih senyum balasan*

cuuuuuus langsung coba ke mesin ATM, Alhamdulillah sudah normal tanpa rejected lagi :)

 

ternyata tidak rumit dan lama seperti yang dibayangkan, cukup sekitar 10 menit langsung dapat kartu ATM baru tanpa ganti no rekening… hehehee… Customer Service BRI nya pun ramah banget (plus cantik dan anggun, heheeee :p)

 

mungkin itu pengalaman saya tentang mengganti kartu ATM BRI yang rusak dengan kartu ATM yang baru,,, semoga bermanfaat bagi teman-teman pembaca yang mengalami kerusakan pada kartu ATM dan ingin ganti kartu ATM…

saran saya nih yeee, BUKU Tabungan jangan sampe hilang walo jarang dipake buat transaksi soalnya kita lebih sering pake kartu ATM utk ambil uang, soalnya simple dan mudah. benar begitu? kalo buku tabungan hilang, harap bikin berita kehilangan di kepolisian setempat jika hendak mengganti kartu ATM yang rudak dengan kartu ATM yang baru. Kalo buku tabungan hilang, kita cukup sulit dan lama proses klaim isi buku tabungannya karena buku tabungan tidak bisa diblokir sedangkan kita hanya punya kartu ATM dan kartu ATM bisa di blokir,,, kalo buku tabungan ada dan ATM nya hilang itu cukup mudah, sama seperti cara mengganti kartu ATM yang rusak. cukup minta diblokir kartu ATM nya lalu, minta kartu ATM yang baru. kalo bisa sambil membawa berita kehilangan kartu ATM dari kepolisian setempat…

terimakasih sudah membaca, wassalamualaikum… selamat berpuasa 1434 H hari ke 8…

About these ads

8 thoughts on “Syarat dan cara mengganti kartu ATM yang rusak atau hilang dengan kartu ATM yang baru

  1. Bagaimana kalo tabungan tidak atas nama sendiri? Apa bisa kita bawa buku tabungan plus kartu ATM yg sudah rusak dgn KTP kita? Apakah harus membawa KTP dan mengajak orang yg sesuai Atas nama di buku tabungan?

  2. waktu saya nanya seperti itu ke CS nya, CS menjawab seperti ini: proses penggantian atau pembuatan kartu ATM yang baru akibat rusak atau hilang diharuskan dengan orang pemegang buku tabungan dan ATM tersebut, hal ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan buku dan kartu ATM hasil pencurian”

    jadi lebih baik ke cabang BRI harus dengan orang yang namanya tertera di Buku tabungan, kartu ATM, dan KTP…

  3. iyaaa mba benar sekali, waktu saya nanya ke CS nya “mba, kalo misal ganti ATM nya ke kantor cabang yang lain bisa ngga yaa?” – CS: tidak bisa mas, soalnya data base nya ada di kantor cabang dimana mas pertama kali bikin buku tabungan”

    terimakasih sudah berkunjung ke blog sayaa :)

    selamat menjalankan ibadah puasa 1435 Hijriyah :)

  4. hihihihi, baca post-an mas sandy agak lucu nih… Abis sampai di demonstrasikan dari security sampai pamitan ama mbak teller…. Thanks ya mas infonya, kebetulan kartu atm mandiri saya rusak, mungkin prosedurnya tidak jauh berbeda dengan bank bri…. ^^

  5. heheee cuma menuliskan sesuai yang saya alami ketika itu…

    iya, kemungkinan prosedurnya sama mba :)

    terimakasih yaa sudah mampir :)

  6. Mas….aku mau tanya,kan kartu atm aku hilang trus ternyata dipake sama orang lain sudah hampir 2 tahun karna buku tabungan nya jg hilang.
    Trus ternyata sekarang kartu atm itu letelen,orang itu dateng ke saya mintak tolong bantu urus kehilangan ke polisi dan bank,saya tidak mau.
    Apa bisa kalo orang itu yg mengurus sendiri dengan membawa ktp saya?

  7. berarti orang tersebut mengambil kartu ATM punya mas tanpa ijin, seharusnya mas masih punya hak claim kepemilikan kartu ATM tersebut, karena jelas dientitas di kartu tersebut adalah data diri mas.

    dia tau kartu atm tsbut punya mas, berarti dia sudah datang ke bank terkait utk mengurus kartu ATM tersebut, tapi karena beda identitas antara pelapor dan identitas kartu makanya pelapor tersebut minta KTP mas.

    saran pertama saya, mending mas tidak usah menghiraukan orang tersebut, jangan mau di pinjam KTP nya, khawatir malah disalahgunakan.

    saran kedua: apabila dia meminta mas ikut ke kantor polisi dan kantor bank untuk mengurus ATM tersebut, jika mas tega. mas bisa sekalian melaporkan orang tersebut atas penggunaan ATM tanpa ijin. dengan catatan keseuaian identitas kartu ATM sesuai dgn kartu identitas mas yang masih berlaku sekarang dan mas masih tau no rekening kartu atm tersebut..

    mungkin itu sekedar saran dan masukan dari saya, semoga menjadi bahan pertimbangan..

    terimakasih sudah mampir ke blog saya, semoga bermanfaat :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s