Cinta Saja Tidak Cukup !!!

Cinta Saja Tidak Cukup !!!

Untuk Mencapai Keluarga yang Sakinah Mawardah Warohmah, Cinta saja Tidak Cukup. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Terutama di 5 tahun Awal perkawinan yang merupakan periode yang terpenting dalam pernikahan. Nah, agar kehidupan pernikahan selalu romantis, nyaman, dan menyenangkan, ada baiknya Anda ikuti 10 tips berikut:

1. Pikirkan kembali setiap kontribusi yang Anda dan pasangan berikan di dalam pernikahan Anda berdua. Jangan sampai “cerai” menjadi kata yang sangat mudah diucapkan. Dalam hidup berumah tangga, semua kesalahan merupakan konsekuensi berdua. Di sinilah pentingnya mengembangkan kemampuan pribadi yang justru bisa menyelesaikan masalah berdua, bukan malah mementingkan diri sendiri.

2. Jangan pernah menganggap “rumput tetangga jauh lebih hijau”  dibandingkan rumput di pekarangan rumah sendiri. Belum tentu wanita atau pria lain yang mau mendengarkan keluh kesah atau curahan hati tentang kehidupan rumah tangga Anda bisa membahagiakan Anda di kemudian hari. Jangan pernah berhenti bicara berdua. Berdialoglah, dan nyatakan apa yang sebenarnya ingin Anda rasakan dan inginkan di dalam kehidupan rumah tangga bersama Si Dia. Begitu pula sebailknya, dengarkan pada saat pasangan mengeluarkan pendapatnya.

3. Memang klise, kunci sukses menjalani pernikahan adalah komunikasi. Jadi, komunikasi, komunikasi, komunikasi, dan teruslah berkomunikasi. Pernikahan bukanlah akhir atau tujuan hidup belaka, melainkan satu tahapan kehidupan yang akan selalu mengalami perkembangan. Sebaiknya arah perkembangan itu menuju ke kebaikan yang terus-menerus. Anda dulu jatuh cinta kepada pasangan, lalu dengan antusias menyambut lamarannya. Nah, setelah itu saatnya Anda berdua “bekerja keras” mempertahankannya, bukan melulu berharap kesenangan seperti halnya melalui momen bulan madu.

4. Selama dalam pernikahan, Anda mungkin merasa sudah menjadi orang yang lebih banyak mendengar. Tapi percayalah, dengan lebih banyak mendengarkan, Anda justru bisa semakin mengerti apa yang pasangan inginkan . Sebaliknya, Anda juga harus bisa menyeimbangkan diri dengan sesekali mengutarakan apa yang Anda inginkan dan pasangan pun pasti mau mendengarkannya. Sekali lagi, kuncinya adalah komunikasi.

5. Sebaiknya datanglah ke konsultan pernikahan atau psikolog keluarga  sebelum Anda memutuskan untuk mengakhiri pernikahan. Sehingga Anda berdua punya waktu untuk berpikir lebih matang soal masa depan pernikahan yang sudah dijalani selama ini. Atau bagi Anda yang memang sudah bercerai, ada baiknya juga berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahlinya sebelum memutuskan menikah kembali dengan orang lain. Gunanya, untuk menghindari kesalahan yang sebelumnya menjadi alasan utama mengapa Anda bercerai dengan pasangan.

6. Bagi yang sudah bercerai, dalam kesendirian Anda memang seolah merasa lebih mudah untuk memilih siapa pasangan yang akan Anda nikahi berikutnya. Namun jangan sampai salah pilih dan kemudian mengalami keretakan rumah tangga kembali. Merasa “dialah pria atau wanita yang bisa membuat diri saya komplet” tidaklah cukup. Bahkan alasan 
jatuh cinta menggebu-gebu saja tidak cukup . Ada faktor yang lebih penting dari itu untuk menikah dan mempertahankannya kelak.

7. Bagi yang ingin menikah kembali, temukanlah seseorang yang memang bisa mengerti Anda sepenuhnya . Terlebih orang yang bisa menerima Anda apa adanya dan mengizinkan Anda untuk menjadi apa pun yang Anda mau. Jangan pernah menerima seseorang yang hanya ingin mengubah diri dan hidup Anda ke dalam versi yang diinginkannya. Sebab orang yang seperti itu justru hanya akan membuat Anda menderita.

8. Berikan lebih banyak kepercayaan terhadap pasangan.  Dengan memberikan kepercayaan penuh kepada pasangan, hal ini bisa membuat pasangan lebih nyaman untuk selalu berada di samping Anda. Jika di awal masih terdapat 1-2 kebohongan kecil yang ditutupi pasangan, dengan adanya kepercayaan lambat laun hal itu akan menghilang dengan sendirinya. Bahkan kemudian Anda berdua akan semakin mampu mempererat hubungan untuk mempertahankan pernikahan.

9. Belajarlah selalu dari masa lalu . Setiap orang yang hidup bersama dalam ikatan pernikahan, masing-masing akan mengalami perkembangan dalam memperlakukan hubungan mereka. Untuk itu, terbukalah terhadap apa pun yang pernah terjadi di masa lalu, sehingga kehidupan pernikahan Anda berdua akan lebih transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

10. Realistis dalam melihat kehidupan pernikahan Anda berdua . Jangan pernah menganggap hanya Anda sendiri yang berjuang mempertahankan pernikahan, pasangan pun pasti punya perasaan demikian. Tak mungkin dalam pernikahan tak ada masalah. Tinggal cara Anda berdua dalam menyelesaikannya, dengan kedewasaan berpikir dan kebijaksanaan.

source: http://www.sekolahpernikahan.com/read/Pernikahan/1420.Cinta-Saja-Tidak-Cukup.html#.U40hXHLZb8s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s